Img GUBERNUR ALI MAZI MENGUNJUNGI ACARA PUNCAK FESTIVAL PESONA BUDAYA TUA BUTON

GUBERNUR ALI MAZI MENGUNJUNGI ACARA PUNCAK FESTIVAL PESONA BUDAYA TUA BUTON

Gubernur Ali Mazi mengunjungi acara puncak Festival Pesona Budaya Tua Buton di Kabupaten Pasarwajo, Buton. Sabtu, 24 Agustus 2019.

Acara ini dihadiri Deputi Staf Ahli Bidang Regulasi Dikbud, Direktur PAUD dari Kemdikbud, Pejabat Kemenpar, Forkopimda Sultra dan Buton, Kakanwil Kemenag Sultra, dan Sultan Buton bersama Perangkat Adat Kesultanan Buton, para camat, lurah, kepala desa, tokoh perempuan, tokoh agama, media cetak dan elektronik, serta peserta Rally Sail Wonderful Indonesia yang berasal dari berbagai negara, seperti Swedia, Malaysia, Singapura, Korea, Australia, Belanda, dan Inggris.

Kegiatan diawali dengan datangnya sekelompok penari yang membawakan Tari Mangaru menyambut kedatangan Bapak Gubernur, Bupati Buton, Wakil Bupati Buton dan rombongan.
Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa dan sambutan oleh Bupati Buton yang memperkenankan Gubernur Sultra untuk memberikan sambutan terkait Festival Pesona Budaya Tua Buton 2019 ini.

Dalam sambutannya, Gubernur mengajak wisatawan domestik maupun mancanegara untuk turut serta meramaikan Festival Pesona Budaya Tua Buton 2019. Untuk perkembangan ke depannya, Gubernur berpesan kepada masyarakat setempat agar memperhatikan sarana infrastruktur berupa fasilitas perhotelan atau homestay bagi wisatawan domestik dan mancanegara. Tentu saja dengan pengelolaan yang profesional dengan memperhatikan kebersihan lingkungan agar turis internasional nyaman dalam mengikuti festival kebudayaan ini.

Gubernur juga memerintahkan OPD terkait lingkup Prov. Sultra, khususnya Dispar Buton untuk mewujudkan Teluk Pasarwajo menjadi kawasan pariwisata dan menjadikannya pusat atau entry point terakhir peserta Rally Sail Indonesia pada Sail Buton 2021.

Festival yang sudah diselenggarakan ketujuh kali secara berturut-turut dengan tempat dan waktu yang sama dengan tahun-tahun sebelumnya ini merupakan hasil karya seni budaya Pemerintah Kabupaten Buton yang ingin tetap melestarikan kebudayaan Buton melalui acara festival.

Di dalamnya terdapat tradisi Dole-dole, Tandaki, dan Posuo yang merupakan tradisi yang wajib dilewati generasi Buton sebagai pelanjut kebudayaan Buton pada masa depan. Selain itu, terdapat pula acara pemilihan Laoti dan Waoti sebagai ikon pariwisata dan daerah Kabupaten Buton yang akan ditugaskan menjadi duta daerah dalam mempromosikan kebudayaan Buton.

Komentar