Img GUBERNUR SULTRA BERSAMA KETUA KPK MENGUNJUNGI TAMBANG ASPAL BUTON

GUBERNUR SULTRA BERSAMA KETUA KPK MENGUNJUNGI TAMBANG ASPAL BUTON

Buton - Ketua KPK, Agus Rahardjo, bersama Gubernur Sultra, H. Ali Mazi, S.H., melakukan kunjungan ke lokasi tambang aspal Kabungka, Desa Wining, Kecamatan Pasar Wajo, Kabupaten Buton, Sabtu (27/7/2019).

Ketua KPK meninjau langsung lokasi tambang aspal Kabungka bersama Bupati Kabupaten Buton, La Bakrey, Walikota Baubau, As. Thamrin, Bupati Buton Tengah, H. Samahuddin, dan Kapolres Kabupten Buton.

Dalam kunjungan ini, Ketua KPK berdiskusi langsung dengan Humas PT Wika (Wijaya Karya) mengenai kegiatan tambang aspal di Kabupaten Buton.

Dalam diskusi tersebut, Gubernur dan Bupati Buton menjelaskan sejarah ditemukannya aspal buton oleh geolog Belanda, H. Z. Hetzel, pada tahun 1924 di Pulau Buton, Sulawesi Tenggara. Yang kemudian dikelola oleh PT. Sarana Karya dari tahun 1928-1986, hingga sekarang berada dalam pengelolaan PT Wika (Wijaya Karya).

Gubernur mengungkapkan suatu kebanggaan bagi Provinsi Sulawesi Tenggara terutama Kabupaten Buton telah dikaruniai sumber daya alam yang sangat melimpah, yaitu aspal Buton. Kita sebagai bangsa Indonesia patut mensyukuri keberadaan tambang tersebut dengan mengolah sebaik-baiknya untuk kepentingan mensejahterakan rakyat.

Berkaitan dengan lambatnya pengolahan aspal Buton saat ini, Humas PT Wika menjelaskan pada masa orde lama pihak Belanda mendapat keuntungan yang lebih banyak daripada yang diperoleh Indonesia saat itu sehingga pengolahannya mengalami penurunan.

Menurut Ketua KPK untuk investasi pengolahan aspal, terlebih dahulu harus melalui pertimbangan. Oleh sebab itu, pihak KPK akan mengusulkan dan memberikan masukan kepada pemerintah pusat terkait penanganan aspal Buton.
“Beri kami waktu untuk lebih mempelajari tentang aspal Buton saat ini,” pungkas Ketua KPK, Agus Rahardjo.

Komentar