Img GUBERNUR SULTRA: Mari Saling Menyanyangi, bersatu dan menjunjung tinggi leluhur kita.

GUBERNUR SULTRA: Mari Saling Menyanyangi, bersatu dan menjunjung tinggi leluhur kita.

Kab. Buton,, Bentrok antara warga desa Sampubalo dan desa Gunung Jaya Kab. Buton, Sulawesi Tenggara yang terjadi pada saat Malam Takbiran 5/6 2019 sehingga mengakibatkan 87 rumah terbakar, dua orang meninggal dunia dan 8 orang mengalami luka luka, Kondisi tersebut membuat Gubernur Ali Mazi dan sejumlah aparat emerintah Baik Pangdam 7 Hasanuddin dan Forkominda sultra bertanggung jawab dan menjamin memulihkan kembali suasana keamanan dan kenyamanan, membangun pemukiman warga yang terbakar, memberikan bantuan tanggap darurat makanan dan minuman di penampungan pengungsi serta tim medis dari pemda kab. buton.
Dalam sambutan bapak gubernur dengan para masyarakat di kab. buton dengan 2 desa yang bertikai Bapak Gubernur menghimbau agar saling menahan diri dan memberikan keharmonisan agar 2 desa dapat kembali saling menyanyangi.
"Kita orang Buton adalah orang yang saling menyanyangi, bersaudara, bersatu menjunjung tinggi nilai- nilai leluhur kita, dan tidak mudah dipecah belah" sehingga kita berikan kepercayaan dan serahkan masalah ini kepada penegak Hukum sesuai aturan dan Undang Undang yang berlaku.
dalam pertemuan ini juga Pangdam Hasanuddin pun ikut memberikan masukan dan saran bahwa TNI dan POLRI dalam bertugas di mana pun diawasi oleh rakyat dan media baik lokal maupun luar lokal. 
Dalam hal ini pula Bapak Gubernur memberikan bantuan dan pemulihan rumah , pasca bentrok 2 desa yg bentrok rumahnya yang terbakar yang sudah rata dengan tanah baik rumah besar, maupun rumah kecil akan tegak kembali, serta bantuan pusat dari Kementrian yaitu bahan bangunan rumah, isi hunian sementara dan usaha ekonomi kreatif, dan santunan pada ahli waris.***** Wt diskominfo/ fotografer Ewit firmansyah diskominfo.

Komentar