Img Pemprov Sultra Tetapkan 14 Hari Tanggap Darurat

Pemprov Sultra Tetapkan 14 Hari Tanggap Darurat

Kendari - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menetapkan 14 hari tanggap darurat bencana alam dan konflik sosial di Bumi Anoa Sultra, mulai 10 – 24 Juni 2019.

Gubernur Sultra, Ali Mazi berharap pada pemerintah pusat untuk menyalurkan bantuan logistik maupun kebutuhan lainnya bagi masyarakat korban yang terdampak banjir dan tanah longsor di kabupaten Konawe Utara, Konawe, Konawe Selatan serta Kabupaten Kolaka Timur termasuk korban konflik sosial di Kabupaten Buton.

“Saya selaku Gubernur Sulawesi Tenggara mewakili pemerintah daerah setempat mengharapkan bantuan pemerintah pusat melalui kementrian sosial dalam rangka mempercepat penanganan bencana banjir dan tanah longsor serta konflik sosial yang terjadi baik saat ini maupun pasca bencana,” pinta Gubernur Ali Mazi di Posko Logistik Bencana Ma.Korem 143/HO Kendari, Rabu (12/6/2019).

Gubernur Ali Mazi juga menuturkan jika Presiden RI Joko Widodo juga prihatin terhadap masyarakat indonesia di beberapa daerah di tanah air yang terdampak banjir termasuk di Sultra yang menjadi korban bencana alam.

“Kami yakin dan percaya Presiden RI sangat menyayangi terhadap masyarakatnya seluruh indonesia khususnya yang ada di Sulawesi Tenggara yang terkena dampak banjir,”harapnya.

Dalam kesempatan itu, Menteri Sosial RI, Agus Gumiwang Kartasasmita bersama rombongan setibanya di Kendari langsung menuju Posko Induk Logistik menyerahkan bantuan untuk korban bencana alam serta konflik sosial senilai Rp 3,727 milyar serta enam kontainer logistik berupa kebutuhan bahan pokok.

Bantuan tersebut diterima langsung Gubernur Sultra lalu diserahkan kepada masyarakat korban banjir secara simbolis dan selanjutnya Menteri Sosial meninjau lokasi banjir di bantaran sungai wanggu kota kendari.
Fotografer : Ewit Firmansyah/WT Diskominfo

Komentar