Img Teguh Setyabudi Kagumi Potensi Sultra

Teguh Setyabudi Kagumi Potensi Sultra

Sultra adalah daerah yang memiliki potensi kekayaan alam dan mineral yang sangat
besar, juga kaya dengan aneka ragam suku ras budaya dan bahasa adalam
masyarakat di 17 kabupaten/kota menjadikan Sultra sebagai miniature Bhineka
Tunggal Ika Indonesia. 

Demikian Wawancara Khusus Pj Gubernur Sulawesi Tenggara
(Sultra), Drs. Teguh Setyabudi M.Pd dengan Kasubid Opini dan Media Kominikasi
Publik Dinas Kominfo Prov. Sultra Wa Ode Sitti Heriyani, S.Sos. M.Si di Rujab Gubernur
Sultra.

Bagaimana
Bapak melihat potensi Sultra ?

“Saya kagum atas kekayan sumber daya alam dan sumber daya
mineral di bumi Anoa Sultra. Potensinya sangat melimpah mulai dari emas, nikel,
lautnya yang kaya akan perikanan, pariwisatanya benar-benar luar biasa. Sisa
bagaimana dikelola dengan baik untuk mensejahterakan masyarakat, serta
ditunjang infrastruktur. Peluang dan potensi yang ada di Sultra dapat
dimaksimalkan dan didayagunakan. Semua potensi kita bisa manfaatkan dengan baik
asal masyarakat, pelaku usaha dan ASN (Aparatur Sipil Negara) bersinergi dengan
meningkatkan profesional kerjanya”.

Bagaimana
dengan Pembangunan Infrastruktur di Sultra ?

“Sangat penting menggenjot dan prioritas pembangunan
infrastruktur yang terintegrasi, proporsional antara provinsi dan kabupaten.
Jika infrastrukturnya bagus maka potensi daerah dapat berkembang, ekonomi
masyarakat meningkat sejahtera. Untuk wilayah kepulauan di APBD tahun ini harus
lebih ada perhatian, serta dikoordinasikan dengan pemerintah pusat sehingga
anggaran pembangunan pusat dapat mengalir di sultra guna pembangunan potensi lokal
unggulan daerah Sultra. Kabupaten kepulauan antara lain Buton Utara dapat
mengembangkan pertanian organiknya sehingga menjadi lumbung pangan, Bau Bau
dikembangkan menjadi sentral pelabuhan laut, Muna dapat mengembangkan potensi
pariwisata dan perikanan dan perkebunan”. 

Bagaimana
dengan pemanfaatan sektor tambang ?

“Pengelolaan tambang harus lebih baik lagi agar bermanfaat dan
mensejahterakan masyarakat, yang terpenting adalah revitalisasi lingkungan
sehingga tidak meninggalkan kerusakan lingkungan yang berdampak negatif bagi
masyarakat luas. Dalam penerbitan Izin Usaha Pertambangan (IUP) harus lebih
selektif dalam artian perusahaan tambang harus memenuhi semua prasyarat utamanya
kajian amdalnya harus jelas”.

Bagaimana
dengan pembangunan sumber daya manusia Sultra ?

“Mengembangkan sektor pendidikan di Sultra dengan kerjasama
dengan pemerintah pusat  agar masyarakat
Sultra maksimal mengembangkan kapasitas dan melanjutkan pendidikan ke jenjang
yang lebih tinggi. Bagi ASN selain melanjutkan pendidikan S1, S2, dan S3 juga
dapat mengikuti pendidikan dan pelatihan struktural dan fungsional sehingga
dapat menjadi aparatur yang handal, profesional sebagai abdi masyarakat dan
negara dalam pelayanan publik”.

Tahun
2018 ini adalah tahun politik di Sultra, bagaimana harapan tanggapan Bapak
terkait hal itu?

“Soal Pilkada di Sultra baik pemilihan bupati dan wakil bupati,
pemilihan wali kota dan wakil wali kota dan pemilihan gubernur di Sultra
haruslah disukseskan, Mari kita sukseskan Pilkada agar bermartabat dan
kondusif. Kita tolak politik uang, politik identitas dan politik SARA, karena
bisa menghancurkan masyarakat. Bagi ASN lingkup Sultra harus menolak hoax dan
ujaran kebencian di medsos. Saya kira kita sudah bisa memilih dengan baik dan
cerdas untuk kepala daerah. Mari kita sukseskan bersama, kita jaga Sultra tetap
kondusif dan damai”.  (Fany)

Komentar